Puskesmas Helvetia Dibongkar Total, Rico Waas Siapkan IGD 24 Jam
29 September 2026MEDAN, TABAYYUN.ID – Melayani 250 hingga 300 pasien setiap hari dengan ruang poli yang sesak dan laboratorium yang tak memadai, Puskesmas Helvetia di Jalan Kemuning, Kecamatan Medan Helvetia, direhabilitasi total.
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas turun langsung meninjau proses pekerjaan, Selasa (29/9/2026). Ia menemukan sejumlah ruang pelayanan sudah tidak ideal lagi.
“Rehabnya rehab besar. Pembangunan ini kita tata ulang kembali supaya lebih nyaman dan ruangan-ruangannya itu lebih bisa dimanfaatkan dengan baik,” kata Rico Waas saat menelusuri poli umum, laboratorium, lobi, hingga ruang tunggu.
Sorotan utama ada di poli umum. Dengan 8 dokter yang bertugas, ruangan yang ada saat ini terlalu sempit untuk komunikasi dan koordinasi.
“Poli umumnya dibutuhkan, kalau bisa ruangannya lebih besar karena di situ biar ada komunikasi, koordinasi dengan delapan dokter lainnya bisa lebih efektif. Nah, ini kita cari solusinya,” ujarnya.
Begitu juga laboratorium, harus diperluas karena volume kunjungan harian yang tinggi. Bahkan selama ini ruang tunggu pasien hanya memanfaatkan selasar yang sempit.
Melalui rehab ini, Pemko Medan akan menata ulang total alur keluar-masuk, membuat lobi utama, ruang ramah anak, hingga mengoptimalkan lahan parkir belakang untuk 5-6 mobil agar tidak mengganggu alur pasien.
Yang paling ditunggu warga, Rico Waas memastikan IGD Puskesmas Helvetia akan beroperasi 24 jam.
“Ruang IGD-nya ada. Yang ini kita rencanakan juga masuk ke 24 jam,” tegasnya.
Ia menargetkan seluruh pembangunan dan rehabilitasi Puskesmas, termasuk Helvetia, rampung akhir tahun ini.
“Kita rapikan supaya wajah Puskesmas ini semakin enak dipandang. Masyarakat pun lebih nyaman juga,” pungkasnya.
Selama direhab, pelayanan Puskesmas Helvetia dialihkan sementara ke Pustu Dwikora di Jalan Setia Luhur dan Pustu Tanjung Gusta di Jalan Puskesmas. (Dik)


