Kesejahteraan Guru Madrasah Jadi Sorotan Komisi VIII DPR RI
14 Agustus 2026TABAYYUN.ID – Komisi VIII DPR RI menyoroti ketimpangan kesejahteraan guru madrasah di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag).
Dari 800 ribu guru madrasah, yang sudah sertifikasi baru 52%. Jauh tertinggal dari guru sekolah umum di bawah Kemendikdasmen yang sudah di atas 75%.
Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina mengatakan ribuan guru madrasah yang sudah lulus passing grade PPPK juga masih digantung statusnya, karena formasi terbatas.
“Kita tidak bisa bergerak sendiri, harus kolaborasi dengan Komisi II. Guru-guru madrasah swasta harus bisa ikut terlibat dalam penerimaan CPNS,” kata Selly di Senayan, melansir dari dpr.go.id, Jumat (14/8/2026).
Ia desak Kemenag jadikan pengangkatan guru yang sudah lolos passing grade sebagai prioritas utama dalam revisi UU ASN nanti.
“Ini PR utama Kemenag agar tidak ada kesenjangan kualitas maupun kesejahteraan guru,” tegas politisi PDI-Perjuangan itu. (Dik)

