Salah Satu Penyebab Banjir, Fauzi Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan
19 Juli 2026Medan, Tabayyun.id : Sampah merupakan salah satu penyebab banjir di Kota Medan. Untuk itu, mari bersama-sama jaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan, khususnya di saluran drainase dan sungai.
Pesan itu disampaikan Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Medan, Fauzi, saat menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2024 Tentang Pengelolaan Persampahan, Sabtu (18/7/2026), di Jalan Garu VI, Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas, Sabtu (18/7/2026).
“Kalau kita membuang sampah sembarangan, nanti sampah itu akan kembali ke kita, salah satunya dengan banjir. Mulai sekarang ayo menerapkan pola hidup bersih,” katanya.
Anggota Komisi I ini juga menyarankan kepada masyarakat agar memanfaatkan bank sampah yang ada di Kecamatan Medan Amplas. Kalau sampahnya bernilai ekonomis, kumpulkan dan tukarkan ke bank sampah.
“Walau nilainya sedikit, kalau dikumpul-kumpul pasti akan menjadi banyak. Secara otomatis akan menambah pemasukan buat ibu-ibu sekalian. Kalau di sini ada yang ingin membentuk bank sampah, sampaikan biar saya bantu. Apalagi perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) juga hadir di sini, tentu akan lebih mudah,” katanya.
Salah satu warga, Imaniyah ,mengeluhkan soal lapangan di Jalan Garu VII yang dijadikan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) karena menimbulkan bau tak sedap.
“Mohon Pak agar TPS itu diperhatikan. Apalagi pengangkatan sampah terjadi 3-4 hari, sehingga menumpuk dan menimbulkan bau. Padahal kami rutin bayar retribusi sampah setiap bulan,” keluhnya.
Menjawab itu, Fauzi berjanji akan segera menyampaikannya ke Camat Medan Amplas dan DLH terkait pemilihan TPS dan pengangkutan sampah yang lama.
“Segera saya koordinasikan buk. Di sini ada Pak Camat juga, mohon diperhatikan pak keluhan warganya agar tidak terganggu. Kalau bisa secepatnya dieksekusi pak,” pintanya.
Warga lainnya, Suheri, meminta agar DLH Kota Medan bisa membantu warga sekitar dalam mensosialisasikan bank sampah di wilayahnya. “Dulu pernah ada Bank Sampah di Jalan Garu I, tapi sekarang sudah tidak jalan lagi. Padahal dulu kami yang menjemput langsung ke rumah warga,” ujarnya.
Direktur Bank Sampah Kota Medan, Indra Utama Pohan, menyambut baik hal tersebut dan akan segera berkoordinasi dengan Kecamatan Medan Amplas untuk kembali mengaktifkan bank sampah.
“Secara administrasi tentu kewilayahan dulu, nanti akan saya bantu Pak. Begitu juga daerah lain akan saya bantu pembentukan bank sampah. Ini memang harus kita giatkan agar sampah di Kota Medan bisa diminimalisir, terutama sampah plastik,” katanya. (erwe)
Teks foto: Anggota DPRD Medan, Fauzi, saat menggelar sosialisasi Perda Pengelolaan Persampahan, Sabtu (18/7/2026), di Jalan Garu VI, Kel. Harjosari I, Medan Amplas, Sabtu (18/7/2026). (Ist)


