Nyaris 3,5%, Mendagri Warning Keras, Pemko Medan Diminta Jaga Harga Cabai, Beras dan Ayam

Nyaris 3,5%, Mendagri Warning Keras, Pemko Medan Diminta Jaga Harga Cabai, Beras dan Ayam

12 Oktober 2026 0 By admin tabayyun
Spread the love

MEDAN, TABAYYUN.ID – Lampu kuning inflasi menyala! Pemko Medan langsung tancap gas usai ikuti Rakor Pengendalian Inflasi 2026.

Rakor virtual yang dipimpin Mendagri Muhammad Tito Karnavian dari Command Center Kantor Wali Kota Medan, Senin (12/10/2026), mengungkap angka inflasi nasional sudah di titik rawan.

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Citra Effendi Capah hadir bersama jajaran.

Mendagri Tito blak-blakan, inflasi year-on-year September naik dari 3,19% menjadi 3,28%. Kalau tembus 3,50%, rakyat kecil yang paling kena pukul!

“Kita harus menjaga betul angka ini. Kalau di atas 3,50%, harga-harga naik, maka akan sangat terasa kepada masyarakat, khususnya masyarakat yang berada di desil 1 dan 2,” tegas Tito.

Penyebabnya double. Geopolitik Timur Tengah yang panaskan harga minyak dunia, plus bencana banjir dan karhutla di sejumlah daerah yang bikin rantai pasok pangan berantakan.

Biang keroknya? Sektor makanan, minuman, dan tembakau yang nyumbang inflasi hingga 0,88%, tertinggi dari sektor lain.

Tito pun kasih atensi khusus ke Medan: Awasi Cabai, Ayam, Beras dan Telur.

“Bagi daerah dengan tingkat inflasi yang cukup tinggi agar segera berkoordinasi secara intensif dengan Badan Pangan Nasional, Perum Bulog, serta para pelaku usaha untuk menstabilkan harga di pasaran,” himbaunya.

Rakor juga ditutup dengan penandatanganan Surat Edaran Bersama Menteri Pertanian dan Mendagri soal pengelolaan penyuluh pertanian untuk swasembada pangan berkelanjutan.

Pemko Medan menegaskan siap ikuti langkah strategis pusat agar harga di pasar tetap stabil. (Dik)