3 Laga Tandang 3 Kartu Merah! Eko Purdjianto Ungkap Biang Kerok PSMS Tumbang 2-1 di Pekanbaru
11 Oktober 2026 0 By admin tabayyunPEKANBARU, TABAYYUN.ID – Mimpi PSMS Medan curi poin di Pekanbaru buyar. Ayam Kinantan harus mengakui keunggulan tuan rumah PSPS Pekanbaru 2-1 di Stadion Kaharuddin Nasution, Minggu (11/10/2026) sore.
Gol penentu Hamzah Deva di menit 82 jadi mimpi buruk bagi pasukan Eko Purdjianto.
Pelatih PSMS, Eko Purdjianto blak-blakan ungkap biang kerok kekalahan: kartu merah Ridzar Nurviat di menit 31!
“Pertama, apresiasi buat PSPS yang menang 2-1. Kami kesulitan di babak pertama karena sekitar menit ke-30 sudah bermain dengan 10 pemain. Kami berusaha mempertahankan hasil seri, tetapi yang terjadi justru kalah 2-1,” kata Eko usai laga.
Kartu merah itu benar-benar merusak skema. Padahal sebelum insiden, PSMS mampu meredam PSPS hingga turun minum 0-0.
Di babak kedua, PSPS baru pecah telur lewat Dimas Wicaksono menit 48. PSMS sempat bangkit lewat sundulan Javier Siverio menit 59 memanfaatkan sepak pojok Phillerson Oliveira. Skor 1-1.
Namun petaka datang di menit 82. Hamzah Deva manfaatkan serangan balik dan bola mati untuk kunci kemenangan 2-1 Askar Bertuah.
Eko mengakui gol penentu dari situasi bola mati harus jadi bahan evaluasi besar sebelum lawan Semen Padang, 17 Oktober mendatang.
Striker PSMS, Javier Siverio bahkan bongkar borok tim: ini kartu merah ketiga di tiga laga tandang!
“Kami sudah memainkan tiga pertandingan tandang dan mendapatkan tiga kartu merah. Situasi ini sangat sulit untuk mencapai hasil yang kami harapkan. Kami harus memperbaiki kesalahan ini,” tegas striker Spanyol yang sudah koleksi 9 gol itu.
“Kami tidak memainkan pertandingan yang buruk, tetapi memang sangat sulit ketika harus bermain dengan 10 pemain terlalu awal,” tambahnya.
Akibat kekalahan ini, PSPS kudeta puncak klasemen Grup A dengan 11 poin, PSMS melorot ke posisi 2 dengan 10 poin.
PR besar buat Ayam Kinantan: stop kartu merah konyol kalau mau promosi. (Dik)

