Bikin Sejarah Nasional, 1.000 Anggota PWI Sumut Dicover BPJS Ketenagakerjaan, Kontrak Langsung 5 Tahun

Bikin Sejarah Nasional, 1.000 Anggota PWI Sumut Dicover BPJS Ketenagakerjaan, Kontrak Langsung 5 Tahun

20 Oktober 2026 0 By admin tabayyun
Spread the love

MEDAN, TABAYYUN.ID – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara bikin gebrakan. Seluruh anggotanya, diperkirakan 1.000 orang termasuk 81 anggota di atas usia 65 tahun, dipastikan dicover jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan.

Kepastian itu ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Ketua PWI Sumut, Farianda Putra Sinik dengan Kepala Kanwil BPJS Ketenagakerjaan Sumbagut, Kunto Wibowo di Medan, Selasa (20/10/2026).

Penandatanganan disaksikan Wakil Ketua Organisasi, Rifki Warisan, Bendahara, Hartati Rangkuti, Wakil Sekretaris, Riza Mulyadi dan Juli Tarigan serta Merry Ismail. Dari BPJS Ketenagakerjaan hadir Kepala Cabang Tanjung Morawa, Bunyamin Najmi.

Kunto Wibowo mengaku bangga. Selama bertugas di Banten, Jabar dan Sumut, baru di Sumut ada PKS dengan PWI.

“Saya pernah bertugas di Banten, Jabar, dan Sumut. Dari tiga wilayah ini, baru kali ini PKS dengan PWI. Ini inisiatif luar biasa. Ini menunjukkan komitmen PWI Sumut hadir melindungi anggotanya,” kata Kunto.

Menurut Kunto, profesi wartawan sangat rentan risiko karena selalu berada di garda terdepan saat liputan demonstrasi dan bencana. Jangan sampai setiap hari menulis berita, tapi dirinya sendiri tidak terlindungi.

“Inisiatif ini luar biasa. PWI Sumut maju ke depan memastikan anggota biasa maupun muda wajib terlindungi. Ini menjadi contoh nasional bagi PWI lain di Indonesia. Penandatanganan ini bahkan dilaporkan ke Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir via videocall. PWI Sumut jadi barometer,” tegas Kunto.

Ada Program PEKA untuk Ahli Waris

Kunto juga memperkenalkan program baru BPJS TK yakni Pemberdayaan Ekonomi untuk Keluarga (PEKA). Program ini memberi pelatihan gratis bagi ahli waris penerima santunan Rp42 juta agar dana santunan bisa produktif, seperti pelatihan jahit-menjahit, barista, dan lainnya.

Sementara itu, Farianda Putra Sinik bersyukur kerja sama bisa dilanjutkan dengan durasi lebih panjang.

“Alhamdulillah, kalau sebelumnya PKS hanya 2 tahun, hari ini kita tandatangani langsung 5 tahun,” ujar Nanda.

Nanda menjelaskan PKS ini sifatnya fluktuatif dan terbuka, karena masih menunggu anggota muda hasil UKW beberapa waktu lalu untuk masuk.

“Diperkirakan sekitar 1.000 anggota PWI muda dan biasa nantinya tercover semua. Walaupun masa kepengurusan akan berakhir, tanggung jawab melindungi anggota harus terus jalan. Dengan PKS ini, organisasi hadir melindungi anggota,” pungkasnya. (Dik)