Kabar Baik untuk Pelanggan, Tarif Air Tirtanadi Turun Mulai Juli 2026

Kabar Baik untuk Pelanggan, Tarif Air Tirtanadi Turun Mulai Juli 2026

2 Juli 2026 0 By admin tabayyun
Spread the love

MEDAN,TABAYYUN.ID – Di tengah tekanan ekonomi, Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara memberikan keringanan. Mulai Juli 2026, seluruh kategori pelanggan akan dikenakan tarif air yang lebih rendah.

Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Sumatera Utara Nomor 188.44/321/KPTS/2026 tentang Tarif Air Minum Perumda Tirtanadi Tahun 2026. Dengan SK baru ini, tarif lama berdasarkan Keputusan Gubernur Nomor 188.44/732/KPTS/2016 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Direktur Utama Perumda Tirtanadi, Ardian Surbakti memastikan penurunan tarif mulai berlaku bulan ini.

“Mulai Juli 2026 tarif pemakaian air pelanggan turun,” kata Ardian.


Kepala Divisi Pemasaran Tirtanadi, Sahrim Siregar merinci, untuk pemakaian 10.000 liter, tarif Rumah Tangga 1 turun dari Rp1.300 menjadi Rp940 per meter kubik. Rumah Tangga 2 turun dari Rp1.630 menjadi Rp1.000.

Rumah Tangga 3 dari Rp2.280 menjadi Rp1.800. Rumah Tangga 4 dari Rp2.670 menjadi Rp2.300. Rumah Tangga 5 dari Rp3.840 menjadi Rp3.500. Dan Rumah Tangga 6 dari Rp4.810 menjadi Rp4.600.

Perbedaan utama ada di struktur blok tarif. Tarif lama memakai 2 blok, sementara tarif baru memakai 4 blok. Artinya, semakin hemat penggunaan air, semakin ringan tagihan yang dibayar pelanggan.

“Dengan tarif baru ini, masyarakat akan semakin murah membayar pemakaian air jika benar-benar menghemat air bersih,” ujar Sahrim.

Tirtanadi berharap kebijakan ini membuat pelanggan tidak lagi menunggak dan pelayanan bisa berjalan lebih baik.

“Mudah-mudahan dengan tarif baru ini pelanggan semakin mudah membayar sehingga pelayanan prima dapat diwujudkan,” kata Sahrim.


Dewan Pengawas Tirtanadi periode 2010–2013 Rajamin Sirait menyebut langkah ini sebagai terobosan. Ia juga mendorong Tirtanadi lebih inovatif mengembangkan usaha lain di luar pengelolaan air, seperti limbah dan pemanfaatan aset, demi menambah pendapatan dan kesejahteraan pegawai.

“Sudah saatnya Tirtanadi lebih inovatif untuk menambah pendapatan baru dan kesejahteraan pegawai,” ujar Rajamin. (Dik)