Edi Saputra Bekali Pelajar SMPN 23 Medan Nilai Pancasila dan Wawasan Kebangsaan

Edi Saputra Bekali Pelajar SMPN 23 Medan Nilai Pancasila dan Wawasan Kebangsaan

21 Juni 2026 0 By admin tabayyun
Spread the love

Medan, Tabayyun.id : Anggota DPRD Kota Medan, Edi Saputra, ST, mengatakan derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi digital saat ini menghadirkan berbagai tantangan baru yang dapat memengaruhi karakter dan wawasan kebangsaan generasi muda. Untuk itu penguatan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan sangat penting, khususnya bagi kalangan pelajar sebagai generasi penerus bangsa.

Penegasan ini disampaikan Edi Saputra saat melaksanakan kegiatan Penyebarluasan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kepada pelajar SMP Negeri 23 Medan, Sabtu (20/6/2026), di Jalan Raya Medan Tenggara, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai.

“Kita melihat semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap bangsa mulai menghadapi berbagai tantangan. Karena itu, pemahaman terhadap Pancasila harus terus ditanamkan agar generasi muda memiliki karakter yang kuat, menghargai keberagaman, serta mampu menjaga keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia,” ujar Edi Saputra.

Ia menambahkan, Kota Medan yang dihuni berbagai suku, agama dan budaya, membutuhkan penguatan nilai persatuan dan toleransi secara berkelanjutan. Menurutnya, nilai-nilai kebangsaan harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat, terutama bagi pelajar yang kelak akan menjadi pemimpin bangsa.

“Cinta tanah air, semangat persatuan, dan rasa memiliki terhadap bangsa harus terus ditanamkan. Dengan memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, kita dapat menjaga persatuan dan keutuhan bangsa di tengah berbagai perbedaan yang ada,” katanya.

Edi juga mengingatkan para pelajar agar bijak menggunakan medsos serta mampu menyaring berbagai informasi yang beredar di dunia digital. Ia menegaskan, generasi muda harus menjadi garda terdepan menjaga persatuan dengan menghindari penyebaran hoaks, ujaran kebencian, intoleransi, maupun berbagai paham yang bertentangan dengan Pancasila.

Menurut Edi, tantangan kebangsaan saat ini tidak lagi hanya bersifat fisik, tetapi juga hadir melalui ruang digital yang dapat memengaruhi pola pikir dan karakter generasi muda.

“Pancasila mengajarkan kita untuk menghormati perbedaan, menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, mengutamakan persatuan, serta membangun demokrasi yang berkeadilan. Nilai-nilai inilah yang harus terus kita hidupkan dalam kehidupan bermasyarakat,” jelasnya.

Ia menjelaskan, wawasan kebangsaan merupakan cara pandang bangsa Indonesia terhadap diri dan lingkungannya yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945, dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Menurut Edi, terdapat empat pilar utama yang menjadi fondasi Wawasan Kebangsaan, yaitu: 1. Pancasila, sebagai ideologi dan dasar negara yang menjadi pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara, 2. UUD 1945, sebagai landasan konstitusional yang mengatur hak dan kewajiban warga negara,

Kemudian : 3. Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sebagai bentuk komitmen menjaga keutuhan wilayah Indonesia dari Sabang sampai Merauke, dan 4. Bhinneka Tunggal Ika, sebagai semboyan bangsa yang mengajarkan pentingnya toleransi dan penghormatan terhadap keberagaman.

Menurutnya, sekolah memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada peserta didik melalui pendidikan karakter, kedisiplinan, toleransi, serta penghormatan terhadap keberagaman yang menjadi kekayaan bangsa Indonesia.

Melalui kegiatan ini, Edi berharap para pelajar semakin memahami jati diri bangsa Indonesia, memiliki rasa cinta tanah air yang kuat, serta mampu menjadi generasi penerus yang menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia di masa depan. (erwe)

Teks foto: Angggota DPRD Medan,  Edi Saputra, ST, saat melaksanakan kegiatan Penyebarluasan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan kepada pelajar SMP Negeri 23 Medan, Sabtu (20/6/2026), di Jalan Raya Menteng, Kel. Binjai, Medan Denai. (Ist)