Wali Kota Medan Tantang ICMI Muda Buktikan Gagasan Lewat Program Konkret untuk Warga
3 Oktober 2026MEDAN, TABAYYUN.ID — Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas meminta kepengurusan Majelis Pimpinan Daerah (MPD) Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Muda Kota Medan Periode 2026–2031 tidak berhenti pada seremoni pelantikan.
Ia mendorong ICMI Muda Medan segera menerjemahkan berbagai gagasan dan pemikiran para cendekiawan muda ke dalam program konkret yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Rico Waas saat menghadiri pelantikan MPD ICMI Muda Kota Medan di Ballroom RSU Bunda Thamrin, Jumat (2/10/2026).
“Selamat bekerja dan mengemban amanah. Saya berharap ICMI Muda Kota Medan di bawah kepemimpinan Pak Ramaddan bisa memberikan dampak nyata, baik jangka pendek, menengah, maupun panjang bagi masyarakat,” ujar Rico Waas.
Menurutnya, setelah dilantik, jajaran pengurus harus segera bergerak dan mengimplementasikan gagasan yang dimiliki untuk menjawab berbagai persoalan masyarakat.
“Jangan habis dilantik lalu diam, tapi harus langsung bekerja dan mengimplementasikan gagasan untuk kemaslahatan masyarakat,” katanya.
Rico mengatakan, peran ICMI Muda menjadi penting karena para pengurus memiliki latar belakang dan kompetensi yang beragam.
Potensi tersebut, menurutnya, harus diarahkan untuk menghasilkan solusi yang realistis terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat Kota Medan.
Ia juga meminta ICMI Muda tidak mencoba menyelesaikan seluruh persoalan kota secara bersamaan. Organisasi tersebut disarankan menetapkan skala prioritas sehingga program yang dijalankan dapat lebih terukur dan menghasilkan capaian yang jelas.
“ICMI Muda harus memiliki roadmap kerja yang terukur setiap 3, 6 hingga 9 bulan. Jadi dalam kurun waktu satu tahun ke depan, sudah ada capaian konkret yang dirasakan warga, apakah itu di sektor ketenagakerjaan, pendidikan, atau sosial,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua MPD ICMI Muda Kota Medan, Ramaddan, mengatakan kepengurusan yang dipimpinnya memiliki komposisi dari berbagai latar belakang, mulai akademisi, pengusaha, teknokrat hingga birokrat.
Keragaman tersebut akan menjadi modal bagi ICMI Muda untuk menjalankan berbagai program yang telah dirancang.
“Kami tidak mungkin dapat bekerja sendiri, butuh dukungan dari seluruh pengurus, agar nantinya ICMI Muda memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” kata Ramaddan. (Dik)

