Margaret: Kadis SDABMBK dan Kadishub Medan Harus Mampu Jalankan Visi Misi Walikota

Margaret: Kadis SDABMBK dan Kadishub Medan Harus Mampu Jalankan Visi Misi Walikota

19 April 2026 0 By admin tabayyun
Spread the love

Medan, Tabayyun.id : Setelah melewati proses cukup panjang selama 1,2  tahun. Walikota Medan, Rico Waas, akhirnya melantik Khairul Azmi sebagai Kepala Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Kontruksi (SDABMBK) Kota Medan. Tentu saja, kehadiran Khairul Azmi diharapkan mampu merubah wajah Medan bebas dari banjir.

“Penantian panjang, kiranya membuahkan hasil yang maksimal. Apalagi katanya, penetapan pejabat definitif di Dinas SDABMBK merupakan figur pilihan setelah melewati seleksi ketat dan proses assesmen,” ujar anggota Komisi I DPRD Medan, Margaret MS (foto), Jumat (17/4/2026).

Hal itu disampaikan politisi PDIP itu menyikapi pelantikan pejabat defenitif di Dinas SDABMBK dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan, serta kebijakan Walikota Medan terkait lambatnya proses pengisian jabatan defenitif di beberapa OPD jajaran Pemko Medan.

Margaret berharap kinerja pejabat yang baru dilantik terkhusus Kadis SDABMBK dan Dishub Kota Medan mampu menjalankan visi misi Walikota Medan, Rico Waas.

Artinya, kata Margaret, jabatan itu bukan karena titipan, tetapi harus mampu menjalankan pembangunan masyarakat Medan skala prioritas. Begitu juga mengakomodir kebutuhan masyarakat melalui fasilitas DPRD Medan yang ditampung dalam e-pokir.

“Terutama memaksimalkan perbaikan infrastruktur dan penyelesaian banjir. Begitu juga dengan Kepala Dishub harus mampu menata kota terhindar kemacetan dan peningkatan PAD (Pendapatan Aali Daerah) dari parkir,” ungkap Margaret.

Menurut dia, jabatan Kadis SDABMBK dan Kadis Perhubungan merupakan jabatan strategis. “Masa depan pembangunan Kota Medan berada di tangan mereka. Tentu bagaimana merubah pembangunan yang lebih baik melalu peran mereka. Kita harapkan Walikota Medan tidak salah pilih,” ujar Margaret.

Ditambahkannya, saat ini masih banyak kekosongan jabatan defenitif di OPD jajaran Pemko Medan. Bahkan dalam pelantikan eselon II kemarin berdampak bertambah kekosongan eselon II, yakni Kadis Pendidikan.

Margaret menyangkan hal itu, karena terkait pendidikan merupakan hal penting dan butuh kebijakan melakukan inovasi inovasi baru. “Kita harapkan tidak menunggu sampai 1 tahun jabatan Kadis Pendidikan dapat terisi,” pungkasnya. (erwe)