F-PSI Nilai Sistem Kesehatan di Kota Medan Belum Optimal
7 April 2026Medan, Tabayyun.id : Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (F-PSI) DPRD Kota Medan melontarkan kritik tajam terhadap sistem kesehatan di Kota Medan yang dinilai masih belum optimal dan perlu perbaikan menyeluruh.
Kritik tersebut dikatakan anggota F-PSI, Henry Jhon Hutagalung (foto), saat menyampaikan pemandangan fraksinya terhadap tanggapan kepala daerah atas Ranperda perubahan Perda Nomor 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan, dalam rapat paripurna, Senin (6/4/2026).
Fraksi PSI menilai tanggapan kepala daerah masih bersifat umum dan belum menjawab persoalan mendasar dalam sistem kesehatan di Kota Medan.
“Tanggapan kepala daerah masih bersifat umum dan belum menyentuh persoalan utama dalam sistem kesehatan,” ujar Hendri John Hutagalung.
F-PSI menegaskan bahwa perubahan perda ini merupakan kebutuhan mendesak untuk mewujudkan sistem kesehatan yang lebih responsif, inklusif dan berkeadilan.
Salah satu sorotan utama adalah masih banyaknya warga Medan yang memilih berobat ke luar negeri, khususnya ke Malaysia.
“Fenomena warga berobat ke luar negeri menunjukkan masih adanya persoalan dalam kualitas layanan kesehatan kita,” tegasnya.
Selain itu, F-PSI juga menyoroti dugaan praktik pelayanan kesehatan yang tidak ditindak secara hukum serta lemahnya pengawasan dari instansi terkait.
F-PSI turut menilai masih terjadi perbedaan pelayanan terhadap pasien BPJS, UHC, dan pasien umum di sejumlah fasilitas kesehatan.
Untuk itu, F-PSI mendorong Pemerintah Kota Medan membangun sistem pengaduan yang terintegrasi serta memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum.
Selain itu, kebutuhan fasilitas kesehatan juga menjadi perhatian, termasuk pengadaan ambulan di setiap puskesmas serta pembangunan puskesmas pembantu yang belum terealisasi.
“Kami mendorong adanya sistem pengawasan dan pengaduan yang jelas serta penyediaan fasilitas kesehatan yang merata,” pungkasnya. (erwe)


