Medan Masuk Era Virtual: Pemetaan Digital Jadi Kunci Tarik Investor dan Wisatawan
16 Juni 2026MEDAN,TABAYYUN.ID – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyambut baik kehadiran GoVirtual untuk memetakan sektor strategis dan unggulan daerah. Hal itu disampaikannya saat menerima audiensi GoVirtual di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Senin (15/6/2026).
Turut hadir mendampingi, Kepala Bappeda Ferry Ichsan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Arrahmaan Pane, dan Kepala Dinas Pariwisata Odi Batubara.
Rico menilai pemanfaatan teknologi virtual imersif merupakan langkah strategis untuk memperkenalkan potensi Kota Medan kepada wisatawan, pelaku usaha, hingga investor. Menurutnya, platform tersebut dapat menjadi sarana promosi sekaligus alat perencanaan pembangunan yang lebih terukur.
“Kapan kita mulai di Kota Medan? Medan merupakan kota terbesar di wilayah barat Indonesia yang berhadapan langsung dengan negara luar dan memiliki potensi ekonomi tinggi. Pergerakan ekonomi berkembang pesat, baik dari sektor UMKM maupun investasi,” ujar Rico.
Ia menjelaskan, saat ini Medan tengah mengembangkan sejumlah kawasan strategis, seperti Lapangan Merdeka, Kesawan, Kota Lama, Istana Maimun, Masjid Raya Al-Mashun, Taman Sri Deli, hingga kawasan Teladan. Selain itu, Medan juga memiliki kekuatan pada sektor kuliner, ekonomi kreatif, dan kawasan heritage peninggalan Belanda yang dapat dipromosikan melalui teknologi digital.
“Ini merupakan implementasi dari gagasan yang sudah lama dibayangkan. Tinggal bagaimana kita menentukan prioritas dan potensi yang akan lebih dahulu ditampilkan,” katanya.
Sementara itu, Chief Executive Officer PT Teknologi GoVirtual Indonesia, Bobby Cendrawanto, menyampaikan bahwa GoVirtual merupakan portal eksplorasi Indonesia yang mengintegrasikan informasi daerah dalam satu platform. Melalui portal tersebut, masyarakat dapat mengakses informasi pariwisata, kesehatan, agenda event, UMKM, hingga peluang investasi secara virtual.
“GoVirtual berperan sebagai mitra strategis dalam mendukung transformasi digital daerah. Kami berharap teknologi ini dapat segera dikolaborasikan dengan Pemko Medan untuk memperkuat promosi daerah, menarik investasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” jelas Bobby.
Rico menegaskan Pemko Medan terbuka untuk berdiskusi intensif guna mengembangkan destinasi dan potensi daerah melalui inovasi teknologi. (Dik)


