Warga Lapor LPJU Mati, Rico Waas: ‘Hari Ini Juga Turun Tangan, Jangan Ditunda’

Warga Lapor LPJU Mati, Rico Waas: ‘Hari Ini Juga Turun Tangan, Jangan Ditunda’

21 Juni 2026 0 By admin tabayyun
Spread the love

MEDAN, TABAYYUN.ID – Nggak ada “nanti kami cek dulu”. Di acara Sapa Warga Jalan Karya II, Medan Barat, Sabtu (20/6/2026) Wali Kota Rico Waas langsung putuskan di tempat.

Buktinya pas Ebet, warga Lingkungan 8 Silalas, naik mic. Keluhannya nendang: 7 titik Lampu Penerangan Jalan Umum mati gara-gara kabel putus. Udah lapor bolak-balik, jawabannya cuma “iya”, tapi nggak ada yang datang.

Rico nggak nunggu rapat. Mic masih di tangan, dia langsung toleh ke jajaran.

“Untuk Dinas Perhubungan, hari ini juga langsung turun ke lokasi. Beresi semua LPJU yang mati dan perbaiki kabel-kabel yang putus. Jangan ditunda lagi,” tegasnya. Tepuk tangan warga langsung pecah.

Itu vibe Sapa Warga kali ini. Dengerin jeritan, putus keputusan.

Tadi, Arifin warga Lingkungan 17 Karang Berombak juga buka suara dengan nada trauma. Banjir sampai sedada tahun lalu bikin dia nggak tenang. Rico akui, 19 kecamatan kena imbas cuaca ekstrem. Akarnya: alih fungsi lahan + 3 sungai besar Deli, Belawan, Percut yang lama nggak dinormalisasi.

Meski sungai ranah BWS PUPR, Rico bilang Pemko gak diam. Terus desak pusat, sambil benahi wewenangnya: drainase kota dan kolam retensi bareng World Bank. Tapi dia juga sindir: di saluran ketemu kasur, sofa, kulkas. “Kalau begini terus, infrastruktur percuma,” imbuhnya.

Kolonel Purn Hermansyah juga melaporkan bahwarumahnya di bibir sungai mau ambrol karena erosi, plus kabel listrik rendah di lapangan bola yang bahaya.

Rico langsung minta SDABMBK cek hari itu juga. Untuk jalan inspeksi milik BWS, Pemko bakal nyurat resmi.

Pada intinya, Sapa Warga versi Rico bukan mendengarkan keluhan warga saja, seperti da trauma banjir, ada LPJU mati, ada ancaman longsor. Yang bisa diputus hari itu juga. (Dik)