Dr. Lily, MH Heran, Sampah Jarang Diangkat Meski Warga Bayar Retribusi

Dr. Lily, MH Heran, Sampah Jarang Diangkat Meski Warga Bayar Retribusi

14 Maret 2026 0 By admin tabayyun
Spread the love

Medan, Tabayyun.id : Anggota DPRD Medan, Dr. Dra. Lily, MBA, MH, merasa heran, warga rutin membayar retribusi sampah namun sampah tidak lancar diangkat. Sangat ironi sekali, Medan sebagai Kota Metropolitan namun soal sampah hingga saat ini Pemko Medan tidak pernah fokus menanganinya.

Persoalan ini diungkapkan warga ketika Lily menggelar sosialisasi Perda No 7 Tahun 2024 tentang Perubahan atas Perda No. 6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan persampahan di Jalan Kertas, Kelurahan Sei Putih Barat, Kecamatan Medan Petisah, Sabtu (14/3/2026) pagi.

Salah satu warga Jalan Tinta, Lingkungan 11, Kelurahan Sei Putih Barat, bernama Desi, saat sosialisasi itu mengaku sampah di lingkungannya jarang diangkut. Bahkan  seminggu terakhir sampah tidak diangkat sehingga berserakan.

“Kami wajib dan rutin bayar retribusi sampah, tapi pengangkutan sampah tidak lancar,” ungkapnya.

Masih keluhan Desi, di lingkungannya tidak ada sarana prasarana sampah, seperti bak tempat pembuangan sampah sementara, sehungga warga selalu kesulitan membuang sampah.

“Kita dituntut lingkungan yang bersih, tetapi sarana prasarana tidak disediakan. Bagaimana terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat,” ujar Desi.

Menyahuti keluhan warga, Lurah Sei Putih Barat, Linda Saryati Siagian, menyampaikan maaf atas keterlambatan pelayanan kebersihan di Lingkungan 11. Menurut dia, hal demikian terjadi karena keterbatasan becak pengakut sampah.

“Di Kelurahan kita hanya ada 3 unit becak sampah. Dan saat ini 1 unit rusak masih sedang perbaikan. Dan sisa 2 unit lagi kewalahan mengangkut sampah. Maka sering terjadi keterlambatan mengangkut sampah,” ungkap Linda.

Mendengar keluhan warga, kontan saja anggota DPRD Medan, Lily, mengaku miris dengan minimnya fasilitas sampah. “Ironi sekali, Medan sebagai Kota Metropolitan, namun besak sampah terbatas. Warga sudah bayar retribusi tapi sampah tidak diangkat. Lalu bagaimana tanggungjawab Pemko Medan?” katanya.

Pada kesempatan itu juga, politisi PDI Perjuangan itu minta Pemko Medan segera mengatasi hal tersebut. Ia juga minta Walikota Medan fokus masalah penanganan sampah.

“Perda suruh cegah, warga wajib retribusi sampah, tapi fasilitas minim, ironi banget,” pungkasnya. (erwe)